Buku ini mengkaji hermeneutika sebagai pendekatan teoretis dan metodologis dalam studi bahasa, dengan fokus pada bahasa Indonesia. Hermeneutika dipahami tidak hanya sebagai metode penafsiran teks, tetapi juga sebagai kerangka pemaknaan yang melibatkan dimensi linguistik, historis, filosofis, sosial, dan kultural. Selain itu perspektif komprehensif untuk memahami bahasa sebagai praktik makna dalam kehidupan sosial yang pembahasannya mencakup perkembangan hermeneutika dari tradisi klasik hingga kontemporer, konsep-konsep dasarnya, serta berbagai aliran utama dan implikasinya terhadap kajian linguistik. Buku ini juga menyoroti bahasa Indonesia sebagai teks yang hidup dalam konteks sosiohistoris dan ideologis, serta menyajikan penerapan analisis hermeneutik pada berbagai jenis wacana. Hubungan antara hermeneutika dan linguistik dibahas secara mendalam, terutama dalam kaitannya dengan makna, interpretasi, konteks, dan wacana sebagai objek hermeneutik. Bahasa Indonesia diposisikan sebagai teks yang hidup dalam realitas sosial, budaya, dan ideologis, sehingga pemaknaannya tidak dapat dilepaskan dari konteks sosiohistoris dan intertekstual.